Now Playing Tracks

Mata Teduh

Dan aku benar-benar kacau malam ini.
Anggap aku sedang meracau pula.
Menatap mata teduh itu adalah candu.
Percuma aku merapal rentetan doa kalau ujungnya tak tahu dimana.
Mungkinkah aku mengulang tempo dialog lampau?
Sungguh aku berkaca dalam kebuntuan.
Jika manusia harus menjadi pemenang dengan berdiri sendiri. Maka aku lebih memilih pecundang.
Dear, mata teduh berpunggung lapang, kirimkan replikamu.
Rencana tuhan mana lagi yang harus aku jalani.
Sesat selamanya pun rasanya lebih bisa aku relakan.
Peluh keluh ini hanya aku yang tahu.
Dalam hela nafas aku batinkan mimpi yang indah.
Betapa ikhlas nyatanya bisa berikan cita yang lebih menjanjikan daripada candu yang tak kunjung usai.

Alkisah Telur

Apa yang paling suka dari telur?

Tentu isinya.

Terlepas dari isinya tentu kamu juga perlu meyakinkan diri bahwa telur yang dimakan adalah benar-bemar telur yang paling kamu sukai.
Nggak mungkin dong kamu yang alergi telur bebek dipaksa mau makan telur asin.
Meski banyak yg suka telur dengan isinya, nggak banyak yang tahu kalau kulitnya juga berharga. Yang hobinya belanja di supermarket pasti tahu kenapa kulit itu berharga. Kulitnya telur jadi indikasi ini isi telur beneran bagus apa nggak. Kulitnya telur juga menampilkan bentuk dimensi si telur. Saya lupa alasan pasti kenapa ibu saya lebih memilih telur ayam dengan dimensi yang kecil dan terkesan bantet. Bukannya malah memilih telur dengan dimensi yang sedikit lonjong dan besar.

Read More

To Tumblr, Love Pixel Union